-->
Tuesday, 9 April 2013

:: berita aktuall :: Firasat Aneh Sang Kakek Saat Agung 'Ajaib' Kecelakaan

Purbalingga - Hari Minggu (7/4) lalu menjadi waktu yang tak terlupakan bagi Suhardi (64). Cucu, menantu dan besannya tewas dalam kecelakaan maut di tol Purbaleunyi, Bandung, kecuali Agung Nugroho (12). Firasat tak enak sempat ia rasakan kala itu.

"Dua hari berturut-turut salah rakaat dan bacaan AlQuran saat menJadi khotib dan imam, saya merasakan kayak ada firasat," kata Suhardi saat ditemui di kediamannya di Desa Bakulan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Selasa (9/4/2013).

Menurut Suhardi, saat dia jadi imam salat Isya di musala, ada makmum yang mengingatkannya kurang rakaat. Seharusnya empat rakaat, Suhardi malah memimpin dengan tiga rakaat.

"Saat itu saya ngantuk atau lupa langsung terpengaruh kata-kata itu saya langsung duduk (tahiyat akhir), padahal kurang 1 rakaat," jelasnya.

Firasat lain muncul saat Suhardi memimpin jadi khotib dan imam salat Jumat. Kala itu dia tak bisa konsentrasi karena ada bacaan surat AlQuran yang terpotong.

"Mungkin itu firasat, soalnya selang beberapa hari setelah itu Minggunya terjadi kejadian itu, berarti kan bisa dibilang sebagai pertanda, biasanya saya lancar membaca dan mengimami salat," ceritanya.

Nenek Agung, Jumirah (54), juga mengingat momen sebelum insiden maut itu terjadi. Awalnya, Jumirah sempat hendak ikut dalam rombongan, namun sang anak, Iwan, melarangnya. Kala itu, Jumirah dilarang karena sudah terlalu lelah berpergian dari Jakarta.

"Makanya ada orang yang mengira yang kecelakaan mbah kakung sini (Purbalingga). Iya rencana saya mau ikut lagi. Tapi kata Iwan nggak usah," ingatnya.

Mobil yang ditumpangi Agung dan keluarganya ditabrak Nissan Juke di KM 135+700 di Tol Purbaleunyi, Bandung, Minggu (7/4). Juke melaju dari arah berlawanan dan kehilangan kendali serta terbang menabrak penumpang Xenia yang hendak ke Tangerang untuk melayat itu.

(mad/mad)




sumber : detik.com


Powered by Blogger.

Blog Archive

Translate