Jakarta - Hampir satu bulan berlalu sejak
digelarnya Kongres PSSI, permasalahan sepakbola di tanah air tak
menunjukkan tanda membaik. Terkait berbagai hal yang masih jadi benang
kusut, Menpora mengeluarkan lima keputusan.
Lima keputusan tersebut dibuat Menpora Roy Suryo usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, Sekjen Hadiyandra, dua operator liga serta KOI, KONI, BOPI dan perwakilan APPI.
Sebagaimana diketahui, usai digelarnya Kongres PSSI pada 17 Maret lalu setumpuk masalah menanti untuk dituntaskan seperti tunggakan gaji pemain. Selain itu muncul juga polemik lain terkait penyatuan ISL-IPL, skorsing anggota komite eksekutif dan pemilihan empat anggota baru hingga pergantian ketua BTN.
Berikut lima putusan yang dikeluarkan Menpora terkait berbagai hal tersebut:
1. Pemerintah masih mendesak ke PSSI untuk menyerahkan laporan lengkap hasil KLB 17 maret. Mendorong agar segera mengirim hasil kongres itu ke FIFA dan juga pemerintah.
2. Permasalahan klub yang tidak masuk dalam unifikasi liga, menjadi tanggung jawab penuh PSSI untuk diselesaikan. Semuanya akan diselesaikan dengan baik, entah disatukan atau dipilih akan diselesaikan oleh PSSI.
3. Tunggakan pemain akan diselesaikan dalam waktu 24 Bulan dengan pembayaran antara Rp 1,5-2 miliar tiap bulan. Progress pembayaran harus dilaporkan ke pemerintah.
4. Tiga hasil KLB sudah disetujui FIFA, sementara untuk keputusan lain yang dipertanyakan (skorsing anggota Exco, pemilihan empat Exco baru) masih akan ditanyakan ke FIFA oleh Kemenpora.
5. Pemerintah meminta penjelasan dalam bentuk laporan tertulis hasil rapat Exco di Surabaya terkait pergantian ketua BTN dari Isran Noor ke La Nyalla.
(ads/din)
Lima keputusan tersebut dibuat Menpora Roy Suryo usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, Sekjen Hadiyandra, dua operator liga serta KOI, KONI, BOPI dan perwakilan APPI.
Sebagaimana diketahui, usai digelarnya Kongres PSSI pada 17 Maret lalu setumpuk masalah menanti untuk dituntaskan seperti tunggakan gaji pemain. Selain itu muncul juga polemik lain terkait penyatuan ISL-IPL, skorsing anggota komite eksekutif dan pemilihan empat anggota baru hingga pergantian ketua BTN.
Berikut lima putusan yang dikeluarkan Menpora terkait berbagai hal tersebut:
1. Pemerintah masih mendesak ke PSSI untuk menyerahkan laporan lengkap hasil KLB 17 maret. Mendorong agar segera mengirim hasil kongres itu ke FIFA dan juga pemerintah.
2. Permasalahan klub yang tidak masuk dalam unifikasi liga, menjadi tanggung jawab penuh PSSI untuk diselesaikan. Semuanya akan diselesaikan dengan baik, entah disatukan atau dipilih akan diselesaikan oleh PSSI.
3. Tunggakan pemain akan diselesaikan dalam waktu 24 Bulan dengan pembayaran antara Rp 1,5-2 miliar tiap bulan. Progress pembayaran harus dilaporkan ke pemerintah.
4. Tiga hasil KLB sudah disetujui FIFA, sementara untuk keputusan lain yang dipertanyakan (skorsing anggota Exco, pemilihan empat Exco baru) masih akan ditanyakan ke FIFA oleh Kemenpora.
5. Pemerintah meminta penjelasan dalam bentuk laporan tertulis hasil rapat Exco di Surabaya terkait pergantian ketua BTN dari Isran Noor ke La Nyalla.
(ads/din)
sumber:: detik.com
